Laman

Sabtu, 24 Februari 2018

Meningitis dan Encephalitis Dengan Pemeriksaan Khusus

MENINGITIS dan ENCEPHALITISEncephaltis adalah peradangan atau inflamasi pada otak. Meskipun dalam proses inflamasi ini paling sering disebabkan oleh masuknya infeksi akibat virus, namun dapat juga disebabkan karena adanya bakteri, jamur atau parasit yang menyerang otak. Selain itu, dari paparan bahan kimia atau reaksi autoimun juga dapat sebagai penyebab encephalitis. Di mana proses penyebaran virus bisa melalui dari tetesan air saluran pernafasan penderita, kontak langsung dengan pasien dan gigitan serangga. Tanda dan gejala encephalitis dapat menyerupai flu, pusing, mual-mual, demam, sensitive terhadap cahaya, lemah, leher kaku dan hilang ingatan juga dapat terjadi pada encephalitis. Siapa pun pasti pernah mengalami gejala tersebut. Dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Meningitis dan Encephalitis Dengan Pemeriksaan Khusus

Sedangkan, meningitis adalah peradangan yang terjadi pada membrane atau selaput yang menyelimuti otak dan spinal cord. Meningitis dapat terjadi akibat dari beberapa jenis bakteri dan virus. Bisa juga terjadi akibat dari penyakit lainnya yang dapat memicu pembengkakan selaput otak. Tanda dan gejala umum dari meningitis adalah demam, leher kaku, dan sakit kepala. untuk tanda ini juga datang dan pergi tiba-tiba seperti mual, vertigo, mudah mengantuk, cepat lelah serta nafsu makan menurun. Beberapa type meningitis ialah mematikan, bila tidak segera diobati dari awal pencegahan. Siapa pun yang pernah mengalami gejala-gejala tersebut untuk segeralah periksa ke dokter. Lalu, bagaimana meningitis dan encephalitis didiagnosis?

Bagi yang merasakan beberapa gejala meningitis dan encephalitis disarankan untuk segera menghubungi dokter. Dokter akan mendiagnosis kedua penyakit itu setelah mengetahui jelas sejarah menyeluruh dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan pasien dan pemeriksaan. Dengan pemeriksaan yang meliputi tindakan khusus untuk dapat mendetaksi tanda-tanda peradangan dari membran yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Tanda dan gejala pun dapat mencakup leher kaku, sakit kepala dan demam. Berdasarkan dari sejarah dan pemeriksaan, dokter memberikan saran agar melakukan tes khusus untuk bantuan lebih lanjut dalam menentukan diagnosis.

Tes yang dilakukan pada saat evaluasi individu yang diduga menderita meningitis dan encephalitis termasuk evaluasi darah untuk berbagai tanda infeksi dan kemungkinan adanya bakteri, scanning otak seperti CT Scan atau MRI scan serta analisis cairan serebrospinal. Metode yang paling umum untuk dapat memperoleh sampel cairan dalam kanal tulang belakang yakni sebuah tusukan lumbal. Tusukan tersebut merupakan penyisipan jarum masuk pada bagian lumbar dari bagian bawah belakang. Jarum lewat di antara bagian-bagian yang ada pada tulang belakang hingga mencapai ke cairan tulang belakang otak. Sejumlah kecil cairan yang ada kemudian dikumpulkan dan dikirim ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Evaluasi dari cairan spinal kebiasaan yang terjadi itu diperlukan untuk diagnosis pasti dan untuk membantu membuat keputusan pengobatan secara optimal. Pilihan yang tepat dengan menggunakan antibiotik.

Diagnosis yang dilakukan dikonfirmasi oleh cairan spinal yang abnormal dan dalam kasus infeksi yang seperti ini dengan mengidentifikasi organisme penyebab infeksi. Pada pasien dengan kasus meningitis. Selain itu juga, cairan dapat digunakan untuk melakukan identifikasi beberapa penyebab virus meningitis PCR atau polymerase chain reaction atau digunakan untuk mengidentifikasi organisme bakteri yang menyebabkan meningitis tersebut.

Dalam perawatan encephalitis dan meningitis dengan penggunaan obat antibiotik dan antivirus perlu adanya pertimbangan segera ketika diagnosis encephalitis atau meningitis ditemukan. Dalam beberapa situasi yang terjadi, antikonvulsan dapat digunakan untuk mencegah atau mengobati kejang-kejang (efek samping yang mungkin peradangan otak). Terkadang kortikosteroid yang diberikan untuk mengurangi pembengkakan otak dan peradangan. Obat penenang juga terkadang diperlukan untuk dapat mengurangi demam atau mengobati rasa sakit pada kepala. Sedangkan, untuk kebutuhan di rumah sakit biasanya tergantung pada jenis meningitis pasien yang memiliki tingkat keparahan gejala.

Jumat, 23 Februari 2018

Meningitis Sakit Tenggorokan Inilah Pengaruhnya

Meningitis Sakit Tenggorokan – Sakit Tenggorokan yang merupakan salah satu kondisi yang kedengarannya sangat sepele di telinga masyarakat. Sakit pada tenggorokan biasa dikenal dengan radang tenggorokan. Penyakit radang tenggorokan ini seringkali menyebabkan penderitanya itu merasa sakit terutama pada saat menelan makanan atau minuman sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, tidak hanya saja merasakan nyeri dan ketidaknyamanan saja yang dapat timbul akibat dari radang tenggorokan. Anda perlu mengetahui, pada saat Anda itu sedang mengalami sakit menelan dan terkena radang tenggorokan maka Anda memiliki resiko besar terkenanya meningitis. Terutama, jika hal itu tidak segera ditangani, maka penyakit meningitis atau radang otak yang menyerang tubuh Anda dan mengancam keselamatan Anda hingga kematian.

Meningitis Sakit Tenggorokan Inilah Pengaruhnya

Meningitis merupakan salah satu jenis penyakit yangsangat membahayakan. Dan bahkan penyakit ini juga dapat menghilangkan nyawa seseorang. Dimana dalam kondisi yang seperti ini terjadi akibat dari peradangan yang terjadi pada saat selaput saraf otak dan tulang belakang. Penyakit meningitis dapat dikenali dengan melalui beberapa gejala umum yang timbul, seperti sakit kepala hebat, pilek, demam, batuk, kaku kuduk dan bahkan gejala meningitis sakit tenggorokan pun dapat terjadi.

Menurut dari para ahli medis yang ternama hanya dalam kurun waktu selama 24 jam, tingkat keparahan yang terjadi pada meningitis dapat berlangsung meningkat, apalagi meningitis sakit tenggorokan. Sehingga, banyak beberapa kasus yang mengalami kematian akibat dari penyakit meningitis yang tidak segera di tangani dengan cepat. Sehingga, jika Anda , kaluarga atau mungkin orang terdekat Anda mengalami radang tenggorokan, maka harus segera ditangani dengan tepat agar segera dideteksi.

Sebab, radang tenggorokan itu merupakan salah satu gejala dan penyebab meningitis. dimana, bakteri yang menginfeksi tenggorokan jika terus menerus dibiarkan begitu saja makan akan menjaar ke organ tubuh lainnya. sehingga, bakteri ini dapat sampai di selaput otak yang menyebabkan meningitis yang sangat mematikan. Dan bahkan, menurut dari data WHO kasus kematian akibat dari penyakit yang satu ini dapat mecapai 80 persen.

Bagi Anda siapa pun itu yang mungkin sedang mengalami radang tenggorokan yang disertai dengan munculnya gejala seperti sakit pada saat menelan, sakit kepala, demam tinggi, suara serak dan batuk sebaiknya segeralah untuk melakukan pengobatan. Jangan sampai kondisi yang Anda anggap ringan ini justru dapat menimbulkan ancaman kematian bagi Anda sendiri.

Sementara itu, Anda juga tidak perlu khawatir dengan kondisi yang seperti itu, sebab pada hakikatnya segala penyakit itu memiliki obatnya. Hanya saja yang mmbedakan adalah takdir Tuhan. Meningitis sakit tenggorokan dapat diatasi dengan baik jika segera ditangani dokter setelah Anda mendapati gejala umum yang terjadi.

Rabu, 21 Februari 2018

Rumah Sakit Meningitis Melayani Suntik Meningitis

Rumah Sakit Meningitis – Penyakit radang yang terjadi pada membran yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang disebut dengan Meningitis, yang kalau menurut bahasa doktenya itu secara kesatuannya disebut dengan meningen. Di mana radang dapat disebabkan pada infeksi oleh virus, bakteri dan mikroorganisme lainnya, walaupun jarang sekali disebabkan oleh obat-obatan tertentu. Selain itu, meningitis juga ternyata dapat mengakibatkan kematian sebab radang yang terjadi di dalam otak dan sumsum tulang belakang, jadi dalam kondisi yang seperti ini diklasifikasikan sebagai kedaruratan kedokteran atau biasa disebut dengan medis. Jenis meningitis ini biasanya juga disebabkan pada virus, akan tetapi dalam keadaan yang seperti ini juga dapat terjadi kalau infeksi bakteri sudah terobati secara parsial pada sebelumnya, saat bakteri telah lenyap dari meninges ataupun pathogen yang menginfeksi pada daerah yang dekat dengan meningen (seperti sinusitis).

Rumah Sakit Meningitis Melayani Suntik Meningitis

Endocarditis yang merupakan infeksi katup jantung yang menyebarkan gugus-gugus kecil bakteri yang dengan melalui aliran darah dapat menimbulkan meningitis aseptik. Pada meningitis aseptik juga disebabkan dari infeksi spirochete, yang merupakan jenis bakteri yag diantaranya itu adalah Treponema Pallidum (sebagai penyebab sifilis) serat Borrelia burgdorferi yang biasa dikenal sebagai penyebab penyakit Lyme.  Penyakit meningitis dapat kita jumpai kapan dan dimana saja, paling utamnya itu pada malaria serebral yakni malaria yang dapat menginfeksi otak ataupun meningitis amubik, meningitis yang disebabkan pada infeksi. Kemudian, untuk dapat mengobatinya adapun rumah sakit meningitis tertentu yang dapat melayani suntik meningitis.

Otak maupun sumsum tulang belakang merupakan satu kesatuan yang berfungsi sangat penting dalam menunjang kehidupan seseorang semasa hidup. Ketika keduanya itu telah terserang oleh virus atau bakteri, maka  efek yang akan terjadi dapat fatal hingga akan mengancam keselamatan jiwa. Adapun gejala yang ditimbulkan seperti sakit kepala hebat disertai dengan kekakuan pada leher, demam, bingung atau terjadi perubahan kesadaran, muntah dan sangat peka terhadap cahaya serta suara-suara. Pencegahan dapat dilakukan dengan mendatangi rumah sakit meningitis untuk mendapatkan suntik meningitis.

Sementara itu, gejala non spesifik yang terjadi pada anak-anak seperti mudah marah, sering mengantuk, terdapat ruam merah dan masih banyak gejala lainnya. jika meningitisnya itu disebabkan oleh bakteri meningkokus, perlu dilakukannya tindakan Punksi Lumbai dengan cara memasukkan jarum ke dalam kanalis untuk diambil cairan likuor sebrospinalis untuk dapat diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Untuk beberapa kasus penyakit meningitis yang seringkali terjadi hingga saat ini, untuk perlindungan dalam jangka panjang dapat dilakukan dengan cara pemberian suntik vaksin meningitis atau jangka pendek dengan cara penggunaan antibiotik. Terutama bagi mereka para calon jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji maupun umrah, yang sebelumnya wajib mendapatkan suntik meningitis, sebab saat berada di Makkah telah berkumpul jutaan orang yang datang dari seluruh dunia dengan berbagai macam kebiasaan di tempat daerah yang endemik penyakit meningitis, terutama orang yang berasal dari Afrika.

Berikut di bawah ini ialah rumah sakit meningitis yang melayani suntik meningitis, khususnya tempat suntik meningitis yang ada di Jakarta, yakni:

  • Tanjung Priuk

d/a Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priuk,
jl. Raya Nusantara no 2, Telp 021 43931045,
pelayanan Hari Senin – Jum’at pukul 08.00 – 15.00
  • Sunda Kelapa

d/a Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priuk, Wilayah Kerja Sunda Kelapa
Jl. Raya BTaruna No 1, Telp. 021 6917647,
pelayanan Hari Senin – Jum’at pukul 08.00 – 15.00
  • Marunda

d/a Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priuk, Wilayah Kerja Marunda
Jl. Jayapura No. 1 Telp 021 44853773
pelayanan Hari Senin – Jum’at pukul 08.00 – 15.00
  • Bandara Soekarno Hatta

d/a Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno Hatta
Jl. Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta Telp. 021 5506068
pelayanan Hari Senin – Jum’at pukul 08.00 – 15.00
  • Kebun Pala

d/a Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno  Hatta Wilker Halim Perdana Kusuma
Jl. Jengki Telp 021 8000166, 80899313
pelayanan Hari Senin – Jum’at pukul 08.00 – 15.00
  • Tempat suntik meningitis di Bekasi (oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung)

d/a Asrama haji Bekasi
Jl.Kemakmuran no. 72 Bekasi
pelayanan Hari Senin – Jum’at pukul 08.00 – 15.00
  • Rumah Sakit Umum Fatmawati

Jl. Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak barat
pelayanan Hari Senin – Jum’at pukul 08.00 – 15.00
  • Rumah Sakit Persahabatan

RS Persahabatan Rawamangun. Jln.Persahabatan Raya No.1 Rawamangun Jakarta Timur 132030. No.telp: 021-4891708
  • Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta Timur

Alamat: Jl. MT Haryono Kav. 11, RT 01 / RW 06, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13630
Telepon: (021) 29373377
  • Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Halim Perdana Kusuma. Jln Jengki No.45 Rt 8 Rw 2 Kelurahan Kebon Pala Kecamatan Makassar, Cililitan Jakarta Timur. No.telp: 8000166


Sedangkan, tempat suntik meningitis di Indonesia dapat diperoleh di beberapa tempat, sebagai berikut:
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Aceh

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Lhokseumawe Jl. Merdeka No.1 0645-43154 / 45869
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Banda Aceh Jl. Komp Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang 0651-7405833
3.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Sabang Jl. Bay Pass Km.6 Cot Ba’u Kec. Sukajaya – Sabang 0652-22230
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sumatera Utara

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Medan Jl. Veteran No.219 Belawan 20411, Medan 061-6941343
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Riau

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Dumai Jl. Datuk Laksamana Dumai 0765-31515
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Tembilahan Jl. Jendral Sudirman No.69 Tembilahan 0768-21341
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Pekanbaru Bandra Sultan Syarif Kasim II, Simpang Tiga, Pekan Baru 0761-885243
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jambi

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Jambi Jl. Sultan Taha / Tanah Timbun – Jambi 0741-22480
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sumatera Selatan

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Palembang Jl. Mayor (L) Memet Sastrawirya No.235, Palembang 30115 0711-710142
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bengkulu

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Bengkulu Jl. RE. Martadinata P.Baar – Bengkulu 0736-51616
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lampung

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Panjang Jl. Sumatera Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung 0721-31144
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bangka Belitung

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Pangkal Pinang Jl. Yos Sudarso No.47 Pangkal Pinang 0717-422645
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kepulauan Riau

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Tanjung Pinang Jl. SM. Amin, Tanjung Pinang 0771-21652
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Tanjung Balai Karimun Jl. Yos Sudarso No.103, Tanjung Balai Karimun 0777-21170
3.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Batam Jl. Lumba-lumba No.5 Batu Ampar, Batam 29432 0778-412532
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jawa Barat

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Cirebon Jl. Kalimantan No.1 Cirebon 0231-209248
Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) DKI Jakarta
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Jakarta Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta Kode Pos 19120 021-5506068
3.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Tanjung Priok Jl. Raya Pelabuhan No.17 Tg.Priok 021-43931045
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banten

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Banten Jl. Mayjen Sutoyo No.23 Desa Gerem Cilegon – Banten 0254-571083
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jawa Tengah

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Cilacap Jl. Selat Madura No. 7 Cilacap 0282-534825
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Semarang Jl. M. Pardi No.3, Tanjung Mas, Semarang 50129 024-3544122
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jawa Timur

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Probolinggo Jl. Tanjung Tembaga Baru Probolinggo 0335-421918
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Surabaya Jl. Perak Timur 514-516, Surabaya 60165 031-3293231
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kalimantan Barat

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Pontianak Jl. Pak Kasin Gg. Merak III Block C No.1-2, Pontianak 0561-732540
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kalimantan Tengah

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Pulang Pisau Jl. Samudera No.31 Pulang Pisau 0513-61069
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Sampit Jl. MT. Haryono No.46, Sampit 0531-21700
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kalimantan Selatan

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Banjarmasin Jl. Barito Hilir (Komp. Pel. Trisakti) Banjarmasin 0511-410466
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kalimantan Timur

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Samarinda Jl. Lumba-lumba No.1 Samarinda 75114 0541-742564
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Balikpapan Jl. Yos Sudarso Pel. Jembatan I, Balikpapan 76111 0542-421740
3.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Tarakan Jl. Mulawarman Kec. Tarakan Barat 77111 0551-21334
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sulawesi Utara

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Bitung Jl. DS. Sumolang Bitung 95522 0438-21076
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Manado Kompl. Bandar Udara Sam Ratulangi, Mapanget – Manado 0431-811104
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sulawesi Tengah

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Poso Jl. Yos Sudarso No.11, Poso 0452-21540
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Palu Kompl. Pelabuhan Pantoloan, Palu Sulteng 94352 0451-491096
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sulawesi Selatan

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Makassar Jl. Hatta No.3 pelabuhan Makasar 0411-317482
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sulawesi Tenggara

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Kendari Jl. Sukawan No.41 Kendari 0401-321651
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bali

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Denpasar Jl. Raya I Gusti Ngurah Rai – Denpasar 0361-751407
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) NTB

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Mataram Jl. Adi Sucipto No.13b Rembiga, Mataram 83114 0370-6162145
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) NTT

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Kupang Jl. Adi Sucipto Penfui – Kupang 0380-821302
Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Maluku
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Ambon Kompl. Pelabuhan Laut Yos Sudarso 0911-314762
Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Maluku Utara
3.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Ternate Kompl. Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate 97712 0921-21464
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Gorontalo

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Gorontalo Jl. Mayor Dullah No.96, Gorontalo 0435-822816
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Papua

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Merauke Jl. Prajurit Merauke, Merauke Papua 0971-323828
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Biak Kompl. Pelabuhan Laut, Biak – Papua 0981-21278
3.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls II Jayapura Jl. Koti II – 2B Jayapura 0967-535553
  • Alamat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Papua Barat

1.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Manokwari Jl. Siliwangi 15 Kotak Pos 231, Manokwari 0986-214503
2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls III Sorong Kompl. Pelabuhan I G. Dohor No.29-30, Kp. Baru Sorong – Papua 0951-334412

Selasa, 20 Februari 2018

Penyakit Meningitis Akut Dapat Risiko Kematian

Meningitis Akutmeningitis yang merupakan infeksi selaput otak yang disertai dengan radang pada membrane pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuannya itu biasa disebut meningen. Jika hal itu sudah masuk stadium terminal dan tidak dapat ditangani, maka risiko terbesar pun harus diterimanya yang dapat mengintai dalam kurun waktu 3 pekan yakni kematian. Penyakit ini sudah banyak memakan korban. Meskipun terdengar menyeramkan, pada hakikatnya penyakit mematikan ini dapat disembuhkan apabila segera ditangani dengan cepat dan tepat. Meningitis dibagi menjadi dua golongan berdasarkan dari perubahan yang terjadi pada cairan otak yakni meningitis serosa dan meningitis purulenta. Meningitis Serosa merupakan terjadinya peradangan pada selaput otak araknoid dan piameter yang disertai dengan cairan otak yang jernih. Sedangkan, meningitis purulenta adalah radang yang bersifat akut yang menimbulkan edukasi berupa pus, yang disebabkan oleh kuman non spesifik dan non virus. Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) yakni Mursyid Bustami mengakatakan, bahwa ada tiga macam peradangan yang dapat terjadi pada bagian otak. 

Penyakit Meningitis Akut Dapat Risiko Kematian

Pertama adalah meningitis atau radang yang hanya terjadi pada selaput otak. Namun, pada umumnya bahwa peradangan juga dapat menjalar tidak hanya ke selaput saja akan tetapi je otak juga, baik itu pada bagian fokal maupun keseluruhannya. Kondisi yang kedua ini disebut dengan encephalitis. Sedangkan yang ketiga, jika peradangan terjadi pada keduanya tersebut , baik terjadi pada selaput maupun otak, maka dalam kondisi yang seperti itu disebut dengan meningo-encephalitis. Hal itu juga dapat dikatakan sebagai penyakit meningitis akut.

Lanjut dia, bahwa gejala radang pada otak ada berbagai macam. Gejala yang paling jelas yakni sakit kepala. Namun, masih banyak gejala lainnya. Meningitis akut maupun awal alami meningitis selain sakit kepala yang jelas, juga dapat demam akibat radang. Kalau sudah radang dapat mengenai otak, sehingga fungsi otak pun dapat terganggu. Bisa jadi pasien yang mengalami hal itu tidak sadarkan diri. selain itu, gangguan dalam berbicara juga kemungkinan dapat terjadi. Kelemahan yang serupa dengan stroke huga bisa saja terjadi jika mengenai bagian yang mengurusi gerak tubuh.

Peradangan yang terjadi tersebut biasanya dapat terjadi pada saat daya tahan tubuh seseorang yang sedang tidak stabil atau menurun. Penyebabnya beraneka ragam. Antara lain bakteri, virus jamur dan parasit. Bahkan, bisa juga merupakan komplikasi dari penyakit lainnya seperti TBC, jamur dan parasit yang seperti toksoplasma. Agar memperoleh hasil diagnosa yang tepat, pasien yang diduga menderita penyakit meningitis wajib menjalani beberapa proses, diantaranya yakni uji laboratorium cairan otak.

Cairan otak ini dapat diambil dengan melalui sumsum tulang belakang. Karena hanya dengan cara yang seperti inilah, dokter mampu melakukan diagnosa yang lebih akurat lagi sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat. Penanganan pada pasien dapat disesuaikan dengan hasil diagnosa yang berdasarkan dengan kategori dan gejala yang muncul. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik yang sesuai. Perbedaanya hanya saja, pada pasien meningitis akut yang disebabkan oleh virus dan bakteri yang harus segera mungkin mendapatkan penaganganan medis. Hal itu dilakukan sebeb virus dan bakteri dapat menjalar dengan cepat. Maksimal dalam waktu dua pekan.

Sementara itu, pasien penderita penyakit meningitis akut atau kronis akan menjalani waktu pengobatan yang lebih lama. Contoh pasien meningitis yang akibat komplikasi TBC harus menjalani pengobatan selama 9 hingga 12 bulan. Selain itu juga, ada beberapa kasus kondisi pasien yang membutuhkan tindakan operasi. Sebagai contoh, jika pasien meningitis yang mengalami penyumbatan cairan di otak, dokter pasti akan melakukan tindakan operasi pengaliran cairan tersebut. Dalam tindakan operasi tersebut juga akan dilakukan dalam kondisi kuman penyebab penyakit telah membentuk kapsul di dalam otak.

Penyakit meningitis termasuk dalam kategori penyakit yang menular. Dalam proses penularannya itu dapat terjadi dengan melalui berbagai cara dan media seperti melalui darah, kontak langsung dengan penderita infeksi, gigi, telinga, sekitar wajah, udara dan tenggorokan.

Meski demikian, tidak perlu khawatir yang berlebihan. Pada hakikatnya, otak itu dilindungi oleh pertahanan yang sangat kuat sehingga peluang bagian otak yang terinfeksi tidak semudah bagian tubuh yang lainnya. yang terpenting adalah penanganannya dini dan pengobatannya tepat, meningitis dapat disembuhkan dan kondisi tubuh pun dapat kembali baik seperti biasanya.

Selasa, 13 Februari 2018

Edukasi Meningitis Agar Tidak Mudah Tertular

Edukasi Meningitis – Mengingat bahwa edukasi meningitis akan sangat penting sekali agar seseorang tidak mudah tertular. Meningitis atau radang otak yang berasal dari kata meninges, yang artinya membran atau selaput yang melapisi otak dan syarafnya. Dimana peradangan otak ini dapat menyerang bagian selaput otak serta dapat menyebabkan banyak risiko dan bahkan sampai dapat membuat kesehatan dan keselamatan ada dalam fase yang sangat berbahaya. Meningitis dapat disembuhkan, kalaupun sembuh memiliki dua kemungkinan yakni kecacatan atau kematian. Pasien yang diduga mengalami penyakt meningitis haruslah dilakukan suatu pemeriksaan yang akurat, baik itu yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur ataupun mikroorganisme lainnya. hal ini memerlukan spesifikasi pengobatannya, sebab pada masing-masing akan mendapatkan pengobatan yang memang sesuai dengan penyebabnya.

Edukasi Meningitis Agar Tidak Mudah Tertular

Edukasi meningitis itu sendiri sebenarnya dapat diperoleh dengan mudah untuk mempelajarinya dari banyak tempat. Kita dapat memperoleh dari sumber informasi yang terkait dengan meningitis dan browsing di internet atau dengan membaca artikel lewat majalah atau buku kesehatan. Jadi, pada intinya edukasi ini bukan lagu suatu masalah yang sulit untuk diketahui. Meningitis itu sendiri dapat disebabkan oleh banyaknya hal seperti bakteri, virus atau jamur yang dapat masuk ke dalam darah atau mengontaminasi otak.

Selain itu juga, di dalam edukasi meningitis dengan berbagai sumber menerangkan bahwa meningitis atau radang otak juga dapat menyerang siapa saja, baik itu anak-anak, remaja, dewasa, orang tua hingga lanjut usia (lansia) dari berbagai usia. Lalu bagaimana untuk menyikapi penyakit meningitis bila telah resmi divonis tertular? Pasien yang telah divonis meningitis harus diperiksa secara detail dan lakukan konsultasi secara bertahap dengan dokter. 

Jika berdasarkan dari hasil pemeriksaan penderita ternyata didiagnosa sebagai meningitis, maka pemberian antibiotik secara infus merupakan langkah yang cukup baik untuk menjamin kesembuhan serta mengurang atau menhindar dari resiko komplikasi. Perlu diingat bahwa antibiotik yang diberikan kepada pasien penderita meningitis juga tergantung dari jenis bakteri yang ditemukan. Adapun beberapa jenis antibotik yang seringkali diresepkan oleh dokter pada kasus meningitis.

Proses pengobatannya juga memerlukan terapi yang banyak dan tidak cara sederhana, terutama bila radang  otak meningitis ini telah lama menyerang secara permanen. Sebab itulah, kenapa kita itu disarankan mengetahui dan mempelajari edukasi meningitis secara maksimal agar mengetahui bagaimana cara untuk mencegah atau mengobati penyakit yang bahaya satu ini.         

Meningitis yang menyerang pada umumnya dapat ditularka dengan melalui batuk, bersin, ciuman, penggunaan perlatan yang sama (sendok, sikat gigi, rokok dan lainnya). Oleh sebab itu, bagi Anda yang mengetahui rekan atau disekeliling ada yang mengalami meningitis haruslah berhati-hati dalam bergaul dan melakukan sesuatu. Dengan mencuci tangan hingga bersih sebelum dan sesudah makan, masuk atau keluar masuk toilet umum dan memegang hewan peliharaan. Menjaga daya tahan tubuh atau stamina tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi dan rutin olahraga secara teratur adalah hal yang sangat baik dilakukan guna menghindari berbagai penyakit, terutama penyakit yang berbahaya satu ini.

Senin, 12 Februari 2018

Bahaya Suntik Meningitis Dapat Terjadi Kapan Saja

Bahaya Suntik Meningitis – Penyakit Meningitis adalah infeksi menular yang dapat menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Di mana penyakit ini kalau tidak diobati dengan baik maka akan berakibatkan fatal yakni kematian. Kalau pun penyakit meningitis ini diobati ada kemungkinan dapat sembuh tetapi bisa menyebabkan kecacatan seumur hidup. Kebanyakan kasus meningitis yang terjadi menyebar dalam darah ke cairan otak. Penyebaran tersebut terjadi dengan melalui udara. sebab, dari udaralah yang kemudian masuk ke dalam tenggorokan. Lalu, mengalir ke darah dan dapat mencapai ke otak hingga berakibatkan radang selaput otak yang dikarenakan oleh kerusakan pada kendali gerak dan pikiran.

Bahaya Suntik Meningitis Dapat Terjadi Kapan Saja

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit meningitis akibat meningkokus adalah dengan melalui vaksinasi meningitis meski bahaya suntik meningitis bisa saja terjadi. Belakangan ini telah diketahui bahwa vaksinasi ini tidak hanya dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit meningitis. akan tetapi juga pada sejumlah penyakit lainnya yang dapat menyerang seperti tetanus, hepatitis, tuberkulosis dan HIV/AIDS hingga ke malaria. Kepada wisatawan yang berpergian ke luar negeri dengan berbagai keperluan atau jamaah haji umrah yang akan melaksanakan ibadah di Tanah sucilah yang biasanya suntik meningitis ini diberikan. Terutama kepada wisatawan yang hendak berpergian ke negara lain terutama ke daerah endemik, antara lain Arab Saudi, Afrika, Amerika Utara, Amerika Latin dan Selandia Baru.

Vaksin meningitis memiliki kandungan antigen, dimana atigen ini merupakan substansi yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk dapat membentuk antibody dalam melawan bakteri penyebab meningitis. Vaksin juga tidak berperan melindungi orang dari seluruh penyebab meningitis. maka dari itu, kemungkinan seseorang yang telah divaksin dapat terserang meningitis jenis tertentu yang tidak dapat ditangkal oleh vaksin. Meski begitu, risiko seseorang yang divaksin jelas lebih kecil kemungkinan terserang meningitis dibandingkan yang tidak. Namun, ada juga bahaya suntik meningitis yang dilakukan.

Setiap vaksin yang mengandung risiko alergi, meski hal itu jarang sekali terjadi. Orang yang mendapat vaksin meningitis bisa saja dapat mengalami alergi parah dalam waktu beberapa menit atau jam setelah dilakukan penyuntikan. Dimana alergi tersebut dapat ditandai dengan berbagai gejala seperti sulit bernapas, gatal-gatal, lemas, pusing dan detak jantung cepat. Jika kondisi ini benar terjadi, maka segeralah untuk periksa diri ke Rumah Sakit terdekat.

Sudah banyak yang mendapat vaksin meningitis dengan perkiraan 50% orang yang melakukannya itu mengalami efek samping nyeri ringan atau kemerahan pada lokasi dimana suntikan diberikan oleh dokter. Sementara itu, ada juga sebagian kecil orang lain yang mengalami demam. Kondisi yang seperti ini pada umumnya akan hilang dalam jangka waktu 1-2 hari. Efek samping yang lainnya adalah pingsan. Untuk menghindari hal itu, duduk atau berbaringlah setidaknya selama 15 menit setelah suntikan meningitis dapat membantu mengurangi risiko.

Adapula, orang yang justru sebaliknya, tidak mendapat vaksin meningitis. Artinya, ada kelompok orang yang memang perlu menunggu atau bahkan menghindari vaksin meningitis, sebab akan berdampak serius:

•Seseorang yang pernah menderita alergi parah hingga dapat mengancam nyawa setelah menadaptkan vaksin meningitis MCV4 (Meningococcal Conjugate Vaccine) atau MPSV4 (Meningococcal Polysaccharide Vaccine) atau vaksin lainnya.
•Seseorang yang sedang mengalami sakit sebaiknya untuk menunda suntikan vaksin meningitis hingga kondisinya sudah benar-benar sehat kembali.
•Seseorang yang mengidap atau pernah mengidap sindro Guillain-Barre, yang merupakan penyakit gangguan sistem saraf.
•Bagi ibu hamil dan sedang menyusui perlu adanya konsultasi kesehatan dirinya terlebih dahulu, sebelum menerima vaksin meningitis.

Kamis, 08 Februari 2018

Kebutaan Akibat Meningitis Berdampak Buruk

Kebutaan Akibat MeningitisButa merupakan suatu kondisi yang sangat menakutkan bagi banyak orang. Namun, hal itu tidak dapat kita hindarkan. Di dunia, banyak sekali orang yang mengahadapi prospek perubahan negatif dalam kemampuan penglihatan mereka. Mungkin Anda yang membaca ini merupakan orang yang sangat beruntung masih dapat diberikan penglihatan yang baik. Buta adalah keadaan yang tidak dapat melihat apa pun, bahkan cahaya. Mata buta itu dapat diakibatkan dari beberapa faktor yakni faktor genetik alias diturunkan dari orang tua kepada anak, kecelakaan atau penyakit. Di negara-negara dunia ketiga seperti di Indonesia ini, penyebab utama dari mata buta adalah infeksi, glaukoma, katarak dan ketidakmampuan untuk membeli kacamata. Selain itu juga, pasien yang menderita penyakit diabetes juga dapat menjadi tuna netra. Ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan mata menjadi buta. 

Kebutaan Akibat Meningitis Berdampak Buruk

Katarak
Katarak ialah penyakit dimana lensa mata itu menjadi keruh hingga dapat membuat penglihatan tidak dapat melihat dengan jelas. Katarak pada umumnya disebabkan oleh proses penuaan, namun terkadang juga ada anak-anak yang terlahir dalam keadaan katarak. Selain itu juga, katarak juga kemungkinan dapat terjadi akibat dari pasca cidera mata, peradangan dan beberapa penyakit mata lainnya. Selain katarak, kebutaan akibat meningitis juga dapat terjadi.

Hingga saat ini, belum ditemukan cara ampuh yang terbukti dapat membantu cegah katarak terjadi. Namun, dengan mengurangi kebiasaan merokok dan paparan terhadap sinar ultraviolet diduga mampu menunda perkembangan katarak. Penyakit katarak yang belum terlalu parah dapat diatasi dengan cara minum obat atau menggunakan kacamata. Jika ternyata keterbatasan penglihatan sudah semakin parah hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, barulah tindakan yang dapat diambil adalah dengan cara operasi katarak. Kebutaan akibat meningitis dapat terjadi oleh siapa saja, tidak hanya katarak.

Glaukoma
Penyakit yang masih ada hubungannya dengan peningkatan tekanan yang terjadi di dalam bola mata dapat mengakibatkan saraf optik mata akan menjadi lebih buruk seiring dengan berjalannya waktu, disebut dengan Glaukoma. Dimana pada Glaukoma ini lebih cenderung diturunkan dalam keluarga dan mungkin saja baru akan muncul pada saat seseorang sudah bertambah tua. Penyakit ini dapat menyebabkan mata buta dengan memiliki gejala seperti mata merah, melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu, nyeri pada mata. Mata terlihat kabur terutama pada area tepi penglihatan, mual atau muntah serta penglihatan yang menyempit ketika melihat jarak jauh. Namun, bagi kebanyakan orang  penyakit ini tidak dapat menunjukkan tanda-tanda apa pun. Untuk melakukan pencegahan penyakit ini pun tidak diketahui. Namun, ada metode pengobatan atau bedah medis efektif yang dapat dilakukan, seperti operasi laser, tets mata, dan operasi mikro.

Diabetes
Penyakit diabetes mellitus ini dapat membuat mata menjadi buta, jika Anda termasuk dalam salah satu orang yang mengalami komplikasi retinopati diabetic. Tahukah Anda bahwa gula darah itu dapat merusak pembuluh darah pada lapisan belakang mata, area yang paling sensitif terhadap rangsang cahaya. Akibat yang dapat terjadi ialah retina tidak dapat menerima asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk dapat mempertahankan penglihatan. Retinopati diabetic ringan atau sedang tidak memerlukan pengobatan yang sesegera mungkin. Melainkan, terkadang dokter juga dapat memberikan saran untuk dilakukan pengobatan dengan penggunaan laser atau dengan vitrektomi, yakni pengangkatan gumpalan darah atau jaringan perut yang berada di badan bola mata.

Trakoma 
Infeksi bakteri Chlamydia Trachomatis menular yang dapat mempengaruhi kemampuan penglihat disebut dengan Traukoma. Inifeksi ini dapat menyebar dengan melalui cairan dari mata dan hidung atau menggunakan barang yang dipakai oleh penderita yang terinfeksi seperti handuk, sapu tangan atau pakaian. Lalat juga dapat menyebarkan cairan yang mengandung infeksi ini kepada orang lain. Trakoma memiliki gejala seperti iritasi ringan pada mata, keluarnya nanah atau kotoran mata lainnya, penglihatan kabur, sakit pada mata, mata peka terhadap cahaya dan mata tersa gatal.

Meningitis
Meningitis merupakan sebuah penyakit akibat dari peradangan pada selaput yang menyelimuti otak maupun di sumsum tulang belakang. Membran atau selaput yang disebut dengan meninges umumnya berfungsi untuk memberikan perlindungan pada otak dan sumsum tulang belakang dari bakteri dan virus. Ada juga dampak atau efek meningitis pada tiap orangnya itu berbeda-beda. Semua itu tergantung dengan jenis virus, bakteri dan jamur penyebab dari meningitis.

Berikut dibawah ini adalah beberapa dampak meningitis yang terjadi pada orang dewasa dan anak-anak, seperti:
  • Cidera Mata

Baik itu septicaemia (keracunan darah) dan meningitis dapat menyebabkan Acquired Brain Injury (ABI) atau cidera otak yang diakuisisi, yakni cidera pada otak yang terjadi setelah lahir. Kerusakan otak yang sudah parah pada meningitis sebenarnya tidak umum dan biasanya itu telah diketahui saar beberapa hari kemudian. Komplikasi yang terjadi pada kerusakan otak ini adalah epilepsi dan cerebral palsy. Dan otak juga memerlukan lebih dari 20 tahun untuk dapat berkembang. Jadi, dapat dibayangkan jika pada seorang anak atau orang dewasa terkena ABI, dibutuhkn waktu lama hingga bertahun-tahun untuk dapat kembali pulih otaknya.

  • Masalah Prilaku

Kesulitan dalam belajar dan bermasalah pada prilaku seringkali terjadi setelah meningitis, terutama pada anak yang masih bayi dan usia anak-anak. Seringkali adanya perubahan agresi dan kepribadian yang dikaitkan dengan ABI. Ada juga berbagai masalah yang lebih halus seperti iritabilitas, kesulitan dalam berkonsentrasi, kecanggungan, amarah dan gangguan tidur. Terkadang sulit bagi keluarga dalam memastikan apakah masalah ini disebabkan oleh penyakit meningitis.  Hal inilah yang kemudian mengapa keluarga itu sulit memberikan dukungan dan bantuan yang tepat.

  • Gangguan pendengaran

Gangguan pendengaran merupakan dampak yang paling umum dirasakan oleh penderita meningitis. kesulitan dapat berkisar dari gangguan pendengaran ringan hingga tuli yang mendalam di satu atau kedua telinga. Kerusakan yang terjadi pada telinga bagian dalam juga dapat mengakibatkan maalah keseimbangan dan tinnitus (keadaan telinga yang berdenging). Jadi, penting sekali bagi penderita meningitis untuk dapat melakukan tes pendengaran selama proses pemulihan. Seluruh hasil tes pun dapat berbeda-beda, oleh sebab itu dapat melakukan tes ini beberapa kali.
  • Gangguan penglihatan

Penyakit meningitis juga dapat merusak saraf yang bertanggung jawab untuk penglihatan (saraf optic). Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya sebagian penglihatan atau kebutaan pada satu atau kedua mata. Banyak orang yang mengalami kesulitan pengihatan akibat dari saraf optiknya itu terjadi pembengkakan, dan bahkan seringkali hal ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Anda dapat melakukan tes penglihatan untuk perawatan yang lebih lanjut.

  • Perubahan emosi

Pengalaman traumatis ini juga dapat menimbulkan terjadinya dampak emosional yang besar pada penderita dan keluarga, dan bahkan pada saat pemulihan fisik berlangsung. Kesulitan emosinal juga memiliki variasi tergantung pada usia. Misalnya saja pada anak-anak, sering mengalami mimpi buruk, ngedumel, mengompol atau mudah marah. Jika terjadi pada remaja, mereka dapat depresi dan sulit untuk mengekspreikan emosi mereka. Sedangkan, pada anak-anak dan orang dewasa, mungkin akan mengalami kecemasan dan depresi, kurangnya harga diri dan kepercayaan diri dan masalah prilaku seperti agresi dan perubahan pada suasana hati.