Laman

Sabtu, 17 Juni 2017

Gejala Meningitis Selalu Terabaikan

Gajala meningitis selalu terabaikan, Sudah memasuki 2 tahun berjalan, Indonesia telah dikejutkan dengan kematian Olga Syahputra, yang merupakan salah satu comedian paling besar yang pernah dipunyai oleh Negeri ini. Sebelumnya sempat absen selama satu tahun lebih dari dunia layar kaca yang sudah menaikkan namanya dan diketahui diserang dengan penyakit yang sungguh misterius. Banyak spekulasi soal penyaitnya, sebab tidak pernah ada kabar resmi yang menyebutkan nama penyakitnya. Masyarakat hanya mengetahui suhu tubuh Olga yang tidak teratur, sering demam tinggi dan kelelahan. Tidak lama kemudian kepergiannya. Berhembus kabar di berbagai media nama penyakitnya meningitis.


Gejala Meningitis Selalu Terabaikan


Meningitis adalah infeksi pada selaput pelindung (meninges) yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Pada saat peradangan terjadi, meninges akan membengkang disebabkan infeksi yang terjadi. Sistem saraf dan otak dapat merusak ke beberapa kasus. Adapun tiga gejala meningitis selalu terabaikan. Oleh sebab itu, yang harus selalu diwaspadai adalah demam tinggi, sakit kepala dan leher terasa kaku.

Gejala meningitis selalu terabaikan begitu saja, karena serupa dengan masalah kesehatan lain, seperti sakit kepala dan flu sehingga dianggap hal yang biasa. Namun, adapun sejumlah gejala lain yang perlu diwaspadai oleh masyarakat luas. Agar tetap selalu menjaga kesehatan dan peduli akan kesehatan.

Dr Sudhir Kumar, yang merupakan konsultan senior ahli saraf dari Institute of Neurosciences, Hyderabad, memapaparkan apa saja gejala-gejala meningitis yang harus diwaspadai:

1. Kejang
Dalam kasus yang terbilang parah, bahwa meningitis bermanifestasi sebagai kejang. Hal itu dikaenakan oleh bakteri atau virus yang telah memengaruhi wilayah yang mengendalikan kesadaran. Bahkan, hingga tidak sadarkan diri. Itu merupakan salah satu gejala yang sangat umum dari meningitis yang sering sekali diabaikan.

2. Kebingungan
Jika diantara Anda ada mengalami atau merasakan kesulitan dalam berkonsentrasi dan kebingungan, yang disertai dengan sakit kepala, maka harus selalu waspada. Karena, kondisi tersebut menunjukkan adanya radang atau infeksi pada otak atau jaringan yang menyelimuti menutupi otak.

3. Sensitif cahaya
Serupa seperti kasus lain yang masih terkait dengan sakit kepala, orang yang tidak suka dengan pancaran cahaya lampu dan lebih memilih tinggal di dalam gelap. Oleh karena itu, hal ini menunjukkan sebagai gejala meningitis, terutama jika digabungkan dengan tanda-tanda yang lainnya.

4. Ruam kulit
Dalam beberapa kasus yang sudah terjadi, infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri meningokokus. Hal ini sebagian besar terjadi pda orang dewasa yang aktif secara seksual dan hanya terjadi pada 30 persen kasus keseluruhan meningitis yang telah terjadi. Sedangkan, untuk infeksi yang terjadi dikarenakan oleh bakteri pneumokokus, hampir 60 persen tidak menyebabkan ruam apapun.